Saturday, 28 February 2026

Doa mengubah yang Mustahil menjadi sesuatu yang Mustajab



Alhamdulillah. Dalam hidup saya, ada satu momen yang benar-benar membuat saya merasakan betapa dahsyatnya kekuatan doa.

Saat itu, saya memohon kepada Gusti Allah agar diberi kesempatan mutasi dari tempat kerja yang sangat jauh dari rumah. Jarak yang jauh itu bukan hanya melelahkan fisik, tetapi juga menguras waktu dan tenaga bersama keluarga. Banyak rekan kerja yang meragukan, bahkan menertawakan harapan saya. Mereka berkata, “Tidak mungkin kamu bisa mutasi.” Secara logika, mungkin memang sulit. Tetapi saya memilih percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Saya pun menggantungkan seluruh harapan hanya kepada-Nya. Setiap malam saya bangun untuk shalat tahajud, memohon dengan penuh harap dan air mata. Saya juga berusaha memperbanyak sedekah dan menjaga ikhtiar sebaik mungkin. Saya tidak tahu kapan doa itu akan dikabulkan, bahkan tidak tahu bagaimana caranya. Tapi saya yakin, Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui waktu terbaik.

Dan sungguh, pertolongan itu datang dengan cara yang tak pernah saya duga.

Pada hari Jum’at yang penuh berkah, setelah selesai menunaikan shalat Jum’at, saya menerima pesan WhatsApp. Isinya sederhana, namun mengubah segalanya: surat mutasi saya telah turun. Saat membaca pesan itu, saya terdiam. Hati saya bergetar. Rasa haru, syukur, dan bahagia bercampur menjadi satu. Tanpa berpikir panjang, saya langsung sujud syukur. Air mata mengalir deras, menyadarkan saya bahwa Allah benar-benar mendengar setiap doa yang saya panjatkan.

Tidak lama kemudian, saya benar-benar resmi pindah ke tempat kerja yang lebih dekat dengan rumah.

Ini adalah kisah nyata saya. Bukti bahwa doa yang dipanjatkan dengan keyakinan, kesabaran dalam menanti, serta keikhlasan dalam berikhtiar, tidak pernah sia-sia. Allah mungkin tidak selalu mengabulkan doa secepat yang kita mau, tetapi Dia selalu mengabulkannya pada waktu yang paling tepat.

Thursday, 12 September 2024

Perjalanan mencari kedamaian dan Bertemu Ibu di Surga

 

 

Perjalanan Mencari Kedamaian dan Bertemu Ibu di Surga



Ketika saya sedang berjuang mewujudkan impian, cobaan hidup datang tanpa aba-aba.
Di saat langkah terasa berat dan hati dipenuhi tanya, Allah mengambil sosok paling berharga dalam hidup saya — ibu tercinta.

Sejak kepergian beliau, dunia terasa berbeda.
Tak ada lagi suara lembut yang membangunkan saya dengan doa.
Tak ada lagi tawa hangat yang menyambut lelah sepulang kerja.
Rumah tetap berdiri, tetapi rasanya kosong.
Hanya sunyi yang setia menemani, dan rindu yang tak pernah benar-benar pergi.

Di tengah luka itu, saya mencoba berdamai dengan takdir.
Saya sadar, hidup harus terus berjalan.
Ada harapan yang masih ingin saya perjuangkan.
Ada masa depan yang harus saya jemput.

Dengan hati yang belum sepenuhnya pulih, saya mengikuti tes PPPK.
Saya belajar dalam diam, berdoa dalam sujud panjang, memohon agar Allah menunjukkan jalan terbaik.
Saat mengerjakan soal, saya hanya berusaha semampu saya.
Namun ketika melihat nilai yang terasa “kurang”, pikiran saya kosong.
Harapan seperti menggantung di antara yakin dan tidak.

Sore itu, pukul 17.30 menjelang magrib, saya pulang dengan hati sendu.
Langit senja yang meredup seakan menggambarkan perasaan saya.
Langkah terasa berat, dada terasa sesak.
Saya hanya bisa berbisik dalam hati,
“Ya Allah, Engkau lebih tahu apa yang terbaik untukku.”

Hari demi hari berlalu.
Dan tanpa saya duga, keajaiban itu datang.
Berkat doa yang tak pernah putus, berkat usaha yang tak pernah benar-benar saya lepaskan, Allah mengabulkan harapan itu.
Saya dinyatakan lulus PPPK.

Saat itu, air mata yang jatuh bukan lagi air mata kesedihan, melainkan air mata syukur.
Saya percaya, doa seorang anak tidak pernah sia-sia — apalagi doa yang dipanjatkan dengan membawa nama ibu di dalamnya.

Kini saya memahami, perjalanan ini bukan hanya tentang kelulusan.
Bukan hanya tentang pekerjaan atau pengakuan.
Ini adalah perjalanan mencari kedamaian.

Saya belajar bahwa kehilangan memang menyakitkan, tetapi doa menghadirkan ketenangan.
Doa mengubah sesak menjadi lapang.
Doa mengubah rapuh menjadi kuat.
Dan doa membuat saya yakin, suatu hari nanti saya akan kembali bertemu ibu — bukan dalam rindu yang menyakitkan, tetapi dalam bahagia yang abadi.

Perjalanan ini mengajarkan saya satu hal:
tiada kata seindah doa.
Tiada tempat kembali seaman sujud.

Dan setiap langkah yang saya tempuh hari ini,
adalah bagian dari ikhtiar untuk menjadi anak yang kelak pantas
bertemu ibu di surga.

Monday, 21 May 2012

Mengubah Notifikasi Sony Experia yang masih Polos

Mengubah Notifikasi Sony Experia yang masih Polos


 



Mengedit Notifikasi Xperia Android versi 2.3.3 dan 2.3.4 silahkan Klik di bawah ini untuk mengunduh
Embo v3 + Flags dan Ultra.
Saratnya hp harus keadaan sudah Di Root. Setelah itu baru Buka Xplore bisa langsung unduh di Play google di hp kalian. lanjut lagi masuk ke Direktori Root /System /App. Rename SystemUi kalian ini untuk jaga - jaga agar apabila eror bisa di kembalikan lagi, baru kemudian extrak di sd card  Embo v3 setelah itu Copy Embo v3 dan Paste ke dalam Direktori Root/System/App. Restart Hp kalian lalu setelah nyala Lihat sekarang Notifikasi Xperia kalian sudah berasil Diubah. Selamat Mencoba.


Aktifkan Auto Brightness di Xperia Ray


Buat kalian para pengguna Xperia Ray ini saya Share cara aktifkan Ambient Light Sensor Pakai Root Explorer:
- buka, kasih akses ke root, terus akses
System>etc. aktifkan r/w dulu (kanan atas) terus "open in text editor" file "hw_config.sh", pilihannya ada di bawah (touch-hold the file if you don't know how to call the menu up)
- scroll sampai bawah, ganti bagian yang di
bold
# LMU AS3676 Configuration
dev=/sys/devices/i2c-0/0-0040/leds/
echo
0,0,0,0
> $dev/lcd-backlight/als/params #[gain],
[filter_up],[filter_down],[offset]
echo 1 > $dev/lcd-backlight/als/enable #
Sensor on/off. 1 = on, reg 90h
echo 12900 > $dev/torch/max_current
Kemudian Ubah menjadi seperti di bawah ini:
# LMU AS3676 Configuration
dev=/sys/devices/i2c-0/0-0040/leds/
echo
3,2,2,0
> $dev/lcd-backlight/als/params #[gain],
[filter_up],[filter_down],[offset]
echo 1 > $dev/lcd-backlight/als/enable #
Sensor on/off. 1 = on, reg 90h
echo 12900 > $dev/torch/max_current
Setelah selesai
- keluar, save ketika dikasih pilihan.
- reboot device
Kalau mau lebih sensitif lagi bisa edit file
"als_curve.conf", cara edit sama (mount r/
w, open in text editor)
ganti isinya dengan ini
# Setup AS3676 ALS curve / group, y0, y3,
k1, k2, x1, x2
1,6,6,0,0,4,50
1,13,61,7,6,4,50
1,20,129,14,14,4,50
1,27,179,21,19,4,50
1,34,231,28,24,4,50
1,41,251,35,25,4,50
1,48,255,42,23,4,50
1,55,255,51,20,4,50
1,62,255,55,18,4,50
1,80,255,55,15,4,50
1,100,255,51,13,4,50
1,128,255,45,10,4,50
1,160,255,33,8,4,50
1,194,255,21,5,4,50
1,228,255,6,3,4,50
1,255,255,0,0,4,50
Tak tahu perbedaan sensitifitasnya signifikan atau tidak. Untuk masuk ke
Service Test: phone->
*#*#7378423#*#*
Selamat mencoba Semoga membantu.

Ini saya ambil dari forum Kaskus.


Belajar Jaringan

Perbedaan LAN, MAN, WAN

Kali ini kita akan mencoba untuk membedakan antara Jaringan LAN, MAN, WAN. Berikut penjelasannya:
  1. LAN (Local Area Network)

Jaringan LAN merupakan jenis jaringan yang banyak dipakai karena tidak membutuhkan perangkat yang terlalu banyak. Hanya saja LAN digunakan untuk ruang lingkup yang cukup kecil. Seperti, Lab Komputer Sekolah, Warnet, Home Network, Perkantoran. Dan jarak yang bisa ditempuh antar komputer adalah 5-10 Km. Suatu Jaringan LAN biasanya bekerja pada kecepatan 10-100 Mbps. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch. Dan saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Ada pula karakteristik dari Jaringan LAN, yaitu :
  1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
  2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
  3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
  1. MAN (Metropolitan Area Network)

Jaringan MAN merupaka jaringan yang cakupannya lebih luas, meliputi suatu perkotaan. Jika cakupannya lebih luas maka kapasitas perangkatnya pun lebih banya dari pada jaringan LAN.  Jaringan MAN berfungsi sebagai penghubung LAN -LAN yang lokasinya berjauhan. Jangkauan MAN jelas lebih panjang dari LAN yakni mencapai 10 KM sampai beberapa ratus KM. Dan mempunyai kecepatan hingga 1.5 sampai 150 Mbps
  1. WAN (Wide Area Network)

WAN dirancang untuk menghubungkan komputer-komputer yang terletak pada suatu cakupan geografis yang luas, seperti hubungan kota antar kota di dalam suatu negara bahkan antar negara.  Jarak yang bisa ditempuh oleh suatu jaringan WAN berkisar pada 100 KM – 1000 KM. Dan mempunyai kecepatan antara 1.5 Mbps – 2.4 Gbps. Dalam WAN biaya untuk peralatan transmisi lebih tinggi, karena memerlukan perangkat yang lebih banyak lagi dan biasanya membutuhkan suatu Router, dan biasanya jaringan jaringan WAN dimiliki dan dioperasikan oleh jaringan publik.


 
WAN

Definisi WAN “Wide-Area Network (WAN) adalah jaringan (network) komputer yang luas secara geografik. Maksudnya, satu WAN terdiri dari dua atau lebih Local-Area Networks (LAN). LAN adalah jaringan komputer yang tidak luas, misalnya kebanyakan LAN terbatas di satu gedung atau beberapa gedung saja.”
“FTP - File Transfer Protocol. Protokol (seperangkat aturan yang mengatur secara tepat format komunikasi antar sistem) standar untuk kegiatan lalu-lintas file (upload maupun download) antara dua komputer yang terhubung dengan jaringan. Sebagian sistem FTP mensyaratkan untuk diakses hanya oleh mereka yang memiliki hak untuk itu dengan menggunakan login tertentu.”
Demikian definisi yg saya kutip dari beberapa sumber.
Di daerah saya saat ini sudah terhubung dalam satu jaringan yang terdiri dari lebih 10 LAN di sekolah-sekolah. Menurut saya WAN merupakan media yg bisa digunakan untuk menyediakan sarana buku2 elektronik yang bisa relatif murah. Bisa saja berupa buku/bahan bacaan/bahan belajar-mengajar. Dalam hal ini diperlukan “gudang buku/bahan bacaan” yang bisa diakses siapa saja dalam WAN itu. Sayangnya pemerintah daerah belum begitu peduli atau tidak tahu mungkin, atau ada pertimbangan lain.
FTP merupakan protokol untuk transfer data (dalam hal ini bahan perpustakaan). Dengan memanfaatkan FTP ini maka tidak perlu lagi diperlukan akses ke internet. Yang dibutuhkan adalah LAN dan WAN saja sehingga pusat data bisa diakses siapa saja dalam WAN. Data2 bahan kepustakaan itu tentu dalam bentuk softcopy. Kelebihannya adalah buku berbentuk soft-kopi dapat dimiliki masing2 individu, karena tinggal download dari pusat data kepustkaan itu. Dan tidak dikenal istilah buku diantri untuk dipinjam. Tidak diperlukan akses internet yang memakan biaya mahal.
Karena WAN sudah tersedia sebelumnya maka biaya yang perlu dikeluarkan tidak akan mahal bila harus membeli buku bergudang-gudang. 
Hanya saja perlu melakukan kerja sama dengan pihak terkait sehingga diperoleh kata sepakat yg menguntungkan kedua belah pihak baik penerbitan maupun pemakainya. Lho…siapa yang bertanggung jawab nih. Untuk kalangan pendidikan tentu saja ada lembaga yg mestinya perduli, dalam hal ini pemda tingkat II atau tingkat I, sehingga keberadaan WAN bener2 dapat dimanfaatkan.
Kendala lain yaitu kurang terbiasanya tenaga pendidik di wilayah saya itu untuk memanfaatkan serta berbagi berbagai sumber kepustakaan. Hal ini tentu tidak terlalu sulit, karena untuk sosialisasinya sebenarnya bisa ditangani/dibantu beberapa tenaga pendidik yg sedikit banyak telah mulai terbiasa memanfaatkan kepustakaan digital di masing2 LAN.
Manfaat lain yg bisa dipetik adalah LAN dalam WAN bisa melakukan ujian bersama, penerimaan siswa baru, dan yg lainnya seperti keperluan administrasi terkait pengumpulan data dll. Cuman sampai saat ini masih dalam angan-angan.


WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan 
jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain

PERBEDAAN WAN & LAN

Jika Anda bekerja dengan computer yang tidak berhubungan dengan komputer lain, maka Anda dikatakan bekerja secara Stand Alone. Jika komputer Anda berhubungan komputer dan peralatan lain, atau membentuk suatu grup, maka bentuk hubungan ini diistilahkan dengan jaringan atau network. Bagaimana komputer dapat saling berhubungan dan mengatur sumber data yang ada disebut system jaringan (Networking). Jaringan komputer digolongkan dalam dua kelompok utama. Jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer sampai ratusan komputer di perkantoran atau gedung disebut Local Area Network (LAN). LAN merupakan suatu jaringan komputer yang cukup banyak di pakai dalam perkantoran, perusahaan modern, atau bank dan kampus karena pada LAN hubungan yang dipakai tidak dapat jauh. Jika anda ingin menggunakan jaringan untuk jarak jauh, maka sistem WAN (Wide Area Network) solusinya. LAN yang terpisah dapat dihubungkan dengan menggunakan jalur komunikasi tertentu, misalnya jalur telepon, sehingga terbentuk jaringan area luas atau Wide Area Network (WAN).

LAN
Lan atau Local Area Networks adalah suatu sistem yang menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lainnya. Selain itu juga dapat menghubungkan antara komputer PC dengan perlengkapan elektreonik, memungkinkan pengguna untuk saling bekomunikasi, menggunakan resource yang dapat berupa tempat penyimpanan data dan printer secara bersama-sama.


 


sumber : wikipedia & google